Trending Now
Anies dan Prabowo Kenang Sosok Azyumardi Azra, Sosok Perawat Demokrasi dan Toleransi
Selasa, 20 Sep 2022 10.25 WIB
BAGIKAN fb fb
Selasa, 20 Sep 2022 10.25 WIB
Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra. (ANTARA)

CARITAU JAKARTA – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenang Ketua Dewan Pers dan Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta almarhum Prof Azyumardi Azra sebagai pribadi yang konsisten merawat demokrasi dan toleransi di Indonesia.

 

Prof Azyumardi Azra hari ini dimakamkan di Taman Pahlawan Kalibata, Jakarta. Sejumlah pejabat hadir seperti Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nazarudin Umar. Namun baik Prabowo maupun Anies terpaksa absen.

 

"Almarhum adalah pribadi yang terus menerus konsisten dalam menjaga agar Indonesia kita tetap negeri yang maju dan demokrasi, yang terkonsolidasi," kata Anies di Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (20/9).

 

Semasa hidupnya, lanjut Anies, Azyumardi Azra konsisten menyampaikan pentingnya menjaga agar demokrasi kita terus berkualitas, baik lewat penyampaian kuliah maupun dalam berbagai tulisannya.

 

"Dan beliau tidak segan untuk melontarkan pikiran-pikiran yang mungkin terasa kurang nyaman bagi mereka-mereka yang mengganggu demokrasi kita," kata Anies.

 

Selain itu, dia juga mengenang sosok Azyumardi Azra sebagai pribadi yang sangat sederhana.

 

"Ketika beliau menjadi penasihat wapres, banyak kegiatan bersama, dan beliau itu sangat simpel. Salah satu hal yang kami semua ingat, kalau beliau pergi ke mana-mana, tasnya paling kecil, bawaannya paling sedikit; tetapi ilmunya paling banyak di antara semua," katanya.

 

Meskipun selalu tampil sederhana, Azyumardi memiliki wawasan luas dan pemikiran moderat.

 

"Jadi, (beliau) kalau diskusi paling banyak, tetapi kalau bawa apa-apa selalu simpel. Pergi lama pun bawaannya simpel. Jadi, pribadi yang sangat sederhana dalam keseharian, tetapi memiliki pemikiran yang luas dan mendalam," tambahnya.

 

Dia juga meyakini Azyumardi Azra wafat dalam keadaan husnul khotimah.

 

"Kami yakin beliau insya Allah almarhum husnul khatimah dan keluarga diberi kekuatan, ketabahan," ujar Anies.

 

Selalu Utamakan Moderasi dan Toleransi

 

Bagi Prabowo sosok almarhum Azyumardi Azra selalu mengutamakan moderasi, toleransi, dan sifat yang inklusif.

 

"Beliau selalu mengutamakan moderasi, toleransi, dan  sifat yang inklusif," kata Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (20/9).

 

Atas keyakinannya terhadap agama Islam, menurut dia, Azyumardi selalu mengedepankan Islam yang moderat, sejuk, dan rahmatan lil alamin atau menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta.

 

Ia memandang bangsa Indonesia saat ini telah kehilangan salah satu tokoh nasional besar atas wafatnya Azyumardi.

 

Prabowo menyampaikan ucapan belasungkawa atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Partai Gerindra.

 

"Saya atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Partai Gerindra mengucapkan belasungkawa yang setinggi-tingginya atas meninggalnya Prof. Azyumardi Azra, Ketua Dewan Pers Republik Indonesia," ujarnya.

 

Prabowo mendoakan agar mendiang salah satu tokoh intelektual Islam dan akademisi Indonesia yang terkemuka itu diberikan tempat yang sebaik-baiknya oleh Allah SWT.

 

"Semoga arwah beliau diterim Allah SWT, Allah Maha Kuasa, dan diberikan tempat yang sebaik-baiknya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta ketenangan," tutup Prabowo. 

 

Saat ini Jenazah Azyumardi telah diberangkatkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, setelah dilakukan salat berjamaah di Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (20/9) pagi. (GIB)

 

anies dan prabowo kenang sosok azyumardi azra sosok perawat demokrasi dan toleransi ketua dewan pers azyumardi azra meninggal dunia