Trending Now
Konsistensi Slamet Rahardjo, Bintangi Puluhan Film hingga Bawa Pulang Piala Citra di Usia 73 Tahun
Rabu, 23 Nov 2022 12.30 WIB
BAGIKAN fb fb
Rabu, 23 Nov 2022 12.30 WIB
Aktor Slamet Rahardjo usai meraih Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Jakarta, Selasa (22/11/2022) (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

CARITAU JAKARTA - Aktor kawakan Slamet Rahardjo baru saja membawa pulang Piala Citra dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2022.

 

Aktor 73 tahun tersebut menang dalam kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik dan berhasil mengalahkan beberapa aktor lain seperti Rukman Rosadi, Reza Rahadian, Arswendy Bening Swara, dan Elang El Gibran.

 

"Heran, Tuhan begitu mencintai saya. Modal saya cuma satu, jujur. Tidak bohongi diri sendiri," ujar Slamet usia menerima Piala Citra FFI 2022 di Jakarta, Selasa malam (22/11/2022).

 

Slamet memperoleh Piala Citra atas perannya sebagai Dewa dalam film ‘Cinta Pertama, Kedua & Ketiga’.

 

Aktor kelahiran 21 Januari 1949 ini mengatakan prestasi di dunia perfilman tidak memandang usia, baik aktor muda maupun tua sama-sama memiliki hak untuk mendapat Piala Citra atas usahanya. 

 

Menurut Slamet, seperti dilansir Antara, sebagai seorang aktor yang terpenting ialah menjadi diri sendiri dan mencintai pekerjaan di dunia film.

 

"Dari tahun 1970 saya sudah berada di film. Saya cuma titip pesan, cintailah pekerjaanmu jika kamu menetapkan itu adalah profesimu. Jangan gadai profesimu," kata Slamet.

 

Slamet Rahardjo dikenal selama lebih dari 50 tahun kariernya sebagai profesional yang serba bisa karena kehadirannya yang kuat dan realistis di layar, ia adalah salah satu aktor paling disegani di generasinya. 

 

Tak hanya sebagai aktor, Slamet Rahardjo juga dikenal sebagai penulis skenario dan sutradara.

 

Karya aktingnya yang mengesankan termasuk yang paling dipuji saat itu seperti drama romantis 'Ranjang Pengantin' (1974) dan 'Di Balik Kelambu' (1983).

 

Dua film tersebut dianggap sebagai salah satu aktor Indonesia terbesar sepanjang masa, ia sering disebut-sebut sebagai pria hebat teater, sinema, seni pertunjukan dan salah satu tokoh layar paling berpengaruh dalam sejarah sinematik. (RIO)

piala citra slamet rahardjo ffi ffi 2022